Updete, Bone— Polemik dugaan dominasi proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Bone oleh CV Alfin semakin mengundang tanda tanya.
Di tengah sorotan publik terhadap ratusan paket pengadaan bernilai miliaran rupiah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Andi Tenriawaru, justru belum memberikan penjelasan rinci dan meminta pihak perusahaan yang memberikan klarifikasi.
Di kutip Boneku. Com Andi Tenriawaru mengaku belum bisa menjelaskan proses maupun alasan di balik banyaknya paket pengadaan yang disebut terpusat pada satu perusahaan tersebut.
“Saat ini saya belum bisa memberikan keterangan lebih rinci terkait pengadaan tersebut. Saat ini saya sedang berada di luar kota,” ujarnya.
Alih-alih memberi penjelasan sebagai pimpinan birokrasi tertinggi di lingkup ASN Kabupaten Bone, Andi Tenriawaru malah menyebut pihak CV Alfin nantinya yang akan memberikan keterangan kepada publik.
“Nanti ada dari pihak CV Alfin yang akan memberikan penjelasan lebih rinci terkait hal ini,” tambahnya.
Pernyataan itu justru memunculkan pertanyaan baru di tengah masyarakat. Sebab, publik menilai penjelasan terkait proses pengadaan semestinya datang dari pihak pemerintah selaku pengguna anggaran, bukan dari perusahaan penyedia.
Sorotan terhadap pengadaan di Setda Bone mencuat setelah data pengadaan menunjukkan banyak paket pekerjaan dengan nilai anggaran fantastis diduga terkonsentrasi pada satu penyedia. Kondisi itu memicu kritik terkait transparansi, persaingan usaha, hingga mekanisme penunjukan penyedia dalam proyek pemerintah.


















