Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadlineInternasionalRagam

Debut Ganas Veda Ega Pratama! Start P5, Finis P5, Langsung Ganggu Peta Kekuatan Moto3

58
×

Debut Ganas Veda Ega Pratama! Start P5, Finis P5, Langsung Ganggu Peta Kekuatan Moto3

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Debut Menggebrak Veda Ega Pratama di Moto3 Thailand 2026

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencuri perhatian dunia dalam debutnya di kelas Moto3 pada seri pembuka musim 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, Minggu.

Pada balapan pertamanya di ajang sekelas Kejuaraan Dunia, Veda tidak sekadar tampil. Ia langsung bersaing di barisan depan dan menutup lomba di posisi kelima.

Example 300x600

Lolos Q2 dan Start dari Barisan Depan

Perjalanan Veda di akhir pekan Thailand sudah menjanjikan sejak sesi kualifikasi. Ia sukses menembus Kualifikasi 2 (Q2), sesuatu yang tidak selalu mudah bagi rookie.

Dari Q2, ia mengamankan posisi start kelima. Itu berarti ia langsung berdiri di barisan depan, sejajar dengan para pembalap yang sudah lebih dulu berpengalaman di Moto3.

Start P5 di debut bukan sekadar statistik. Itu adalah pernyataan.

Sempat Berebut Podium

Dalam balapan sepanjang 19 lap, Veda tidak tampil pasif. Ia terlibat dalam rombongan depan dan bahkan sempat bersaing untuk posisi ketiga.

Moto3 dikenal dengan pertarungan rapat dan slipstream yang brutal. Satu kesalahan kecil bisa membuat pembalap terlempar beberapa posisi dalam hitungan detik.

Veda mengakui bahwa ia masih belajar mengatur ritme dan strategi balapan di level ini. Pengalaman di Asia Talent Cup dan Red Bull Rookies Cup membantunya, tetapi dinamika Moto3 jauh lebih kompleks.

Pada fase akhir lomba, ia sedikit kesulitan dalam mengelola ban. Grip yang menurun membuatnya harus menyesuaikan gaya balap dan memilih momen menyalip dengan lebih hati-hati.

Meski begitu, ia tetap mampu menjaga posisi dan finis kelima.

Pelajaran Penting di Balapan Pertama

Veda menyebut debut ini sebagai balapan yang sangat berarti baginya. Ia belajar bagaimana mengatur tempo sejak awal hingga akhir lomba.

Ia juga belajar membaca situasi rombongan, memilih kapan harus menyerang dan kapan bertahan.

Manajemen ban menjadi salah satu catatan penting. Di Moto3, strategi penggunaan ban bisa menentukan hasil akhir, terutama ketika balapan berlangsung ketat hingga lap terakhir.

Finis P5 dalam kondisi masih beradaptasi menunjukkan potensi yang besar.

11 Poin dan Posisi Lima Klasemen

Hasil di Thailand membuat Veda mengoleksi 11 poin dan langsung menempati posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026.

Untuk seorang debutan, duduk di lima besar klasemen setelah seri pembuka adalah pencapaian signifikan.

Itu bukan sekadar hasil bagus. Itu fondasi awal musim.

Tantangan Baru di Brasil

Seri kedua akan berlangsung pada 20–22 Maret di Autodromo Internacional de Goiania, Brasil.

Sirkuit tersebut relatif baru bagi banyak pembalap Moto3 musim ini. Artinya, adaptasi cepat akan menjadi kunci.

Veda menyatakan akan memanfaatkan pengalaman di Thailand sebagai bekal. Ia sadar bahwa siapa yang paling cepat memahami karakter lintasan dan menemukan setelan terbaik, dialah yang berpeluang besar tampil kompetitif.

Debut sudah lewat. Ekspektasi mulai naik.

Sekarang tantangannya sederhana tapi berat: membuktikan bahwa finis lima besar itu bukan kebetulan satu akhir pekan, melainkan standar baru.

Example 300250
Example 120x600