Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHukumInternasionalPiala DuniaPolitikVideo

Piala Dunia 2026 Terancam Boikot? Prancis dan Belanda Ambil Sikap di Tengah Ancaman Trump soal Greenland

75
×

Piala Dunia 2026 Terancam Boikot? Prancis dan Belanda Ambil Sikap di Tengah Ancaman Trump soal Greenland

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Jerman mengeluarkan pernyataan mengejutkan dengan mendukung wacana boikot Piala Dunia 2026.(tangkap layar x.com)
Example 468x60

Isu Boikot Piala Dunia 2026 Mencuat

Isu boikot Piala Dunia 2026 mulai mengemuka di tengah memanasnya tensi politik global. Sejumlah negara peserta disebut-sebut mempertimbangkan langkah tersebut menyusul keputusan kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang ingin mencaplok Greenland.

Greenland merupakan wilayah otonomi yang berada di bawah kendali Kerajaan Denmark. Langkah politik tersebut memicu kecaman luas dari negara-negara Eropa, termasuk sekutu Amerika Serikat di NATO.

Example 300x600

Amerika Serikat sendiri diketahui menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko.

Trump Ancam Negara Penentang dengan Tarif Impor

Sebagai respons atas kecaman tersebut, ancaman balasan telah disampaikan oleh Donald Trump. Sejumlah negara Eropa yang menentang rencana pencaplokan Greenland disebut akan dikenai tarif impor sebesar 10 persen.

Kebijakan tersebut direncanakan mulai diberlakukan pada Februari 2026.

Negara-negara yang masuk dalam daftar ancaman antara lain Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia. Beberapa di antaranya merupakan negara dengan tradisi kuat di ajang Piala Dunia.

Sikap Prancis: Politik dan Olahraga Diminta Dipisahkan

Di tengah isu boikot yang berkembang, sikap resmi telah disampaikan oleh pemerintah Prancis. Penarikan diri dari Piala Dunia 2026 dipastikan tidak menjadi opsi saat ini.

Menteri Olahraga Prancis, Marina Ferrari, menegaskan bahwa tidak ada niat dari kementeriannya untuk memboikot turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

Ditegaskan pula bahwa olahraga dan politik seharusnya tidak dicampuradukkan.

“Piala Dunia merupakan momen yang sangat penting bagi siapa pun yang mencintai olahraga,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari The Guardian.

Politisi Prancis Justru Minta AS Dicabut sebagai Tuan Rumah

Meski sikap resmi pemerintah telah disampaikan, suara berbeda muncul dari kalangan politisi Prancis. Eric Coquerel menyatakan bahwa Amerika Serikat justru dinilai tidak layak menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.

Menurutnya, sulit dibayangkan tim nasional Prancis tetap bertanding di negara yang dinilai melanggar hukum internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah ancaman lanjutan Trump terhadap negara-negara Eropa yang menentang langkahnya di Greenland.

Tekanan Publik di Belanda Mulai Menguat

Di Belanda, tekanan publik mulai terlihat nyata. Sebuah petisi yang mendesak Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) untuk memboikot Piala Dunia 2026 telah beredar luas.

Hingga saat ini, petisi tersebut dilaporkan telah mengumpulkan sekitar 120 ribu tanda tangan.

Meski demikian, pihak KNVB masih memilih untuk tidak mengambil langkah boikot.

KNVB: Sikap Bisa Berubah Tergantung Situasi Politik

Presiden KNVB, Frank Paauw, menyatakan bahwa tim nasional Belanda sejauh ini tetap akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026.

Namun, disebutkan bahwa situasi politik yang berkembang tetap akan menjadi bahan pertimbangan.

“Selama politisi tidak melibatkan kami dalam isu politik, kami juga tidak akan terlibat dalam politik,” ujarnya.

Jerman Lebih Dulu Tegaskan Posisi

Sikap Prancis dan Belanda ini menyusul pernyataan dari Jerman yang lebih dulu menanggapi isu boikot.

Menteri Olahraga Jerman, Christian Schenderlein, menegaskan bahwa keputusan terkait keikutsertaan tim nasional sepenuhnya berada di tangan otoritas olahraga.

Ditegaskan bahwa keputusan tersebut bukan kewenangan politisi, melainkan asosiasi sepak bola dan FIFA.

Piala Dunia 2026 di Tengah Tekanan Geopolitik

Dengan meningkatnya ketegangan politik antara Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, Piala Dunia 2026 kini berada dalam sorotan tajam.

Meski belum ada keputusan boikot resmi, tekanan politik, ancaman ekonomi, dan suara publik terus berkembang.

Pertanyaan besar pun muncul: akankah Piala Dunia 2026 tetap murni sebagai ajang olahraga, atau justru berubah menjadi panggung konflik geopolitik global?

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *