Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHukumPolitik

Kapolri Tolak Keras Polri di Bawah Kementerian: “Lebih Baik Saya Dicopot”

51
×

Kapolri Tolak Keras Polri di Bawah Kementerian: “Lebih Baik Saya Dicopot”

Sebarkan artikel ini
Rapat kerja Komisi III DPR bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Example 468x60

Kapolri Tegas Tolak Polri di Bawah Kementerian

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara terbuka menolak wacana penempatan institusi Polri di bawah kementerian. Penolakan itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Menurut Sigit, Polri harus tetap berada langsung di bawah Presiden, sebagaimana amanat konstitusi dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Example 300x600

“Saya anggap meletakkan Polri di bawah kementerian sama saja melemahkan institusi Polri, melemahkan negara, dan melemahkan presiden,” tegas Sigit, Senin (16/1/2026).

Kapolri Ngaku Pernah Ditawari Jadi Menteri Kepolisian

Dalam rapat tersebut, Sigit mengungkap fakta mengejutkan. Ia mengaku pernah menerima tawaran untuk menjadi “Menteri Kepolisian” yang disampaikan melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp.

Tawaran tersebut telah ditolak oleh Sigit. Ia menyatakan bahwa keberadaan menteri khusus kepolisian justru berpotensi mengaburkan garis komando dan independensi institusi Polri.

“Ada beberapa orang yang menyampaikan ke saya lewat WA, ‘mau enggak Pak Kapolri jadi menteri kepolisian?’,” ungkapnya.

“Lebih Baik Jadi Petani Daripada Menteri Kepolisian”

Sigit bahkan menyampaikan pernyataan keras yang langsung memicu polemik. Ia menegaskan lebih memilih menjadi petani ketimbang memimpin Polri dalam struktur kementerian.

“Saya menolak polisi di bawah kementerian. Kalaupun saya yang jadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sontak menjadi sorotan karena dinilai sebagai bentuk perlawanan terbuka terhadap wacana restrukturisasi Polri.

Lebih Pilih Dicopot dari Jabatan Kapolri

Tak berhenti di situ, Kapolri juga menyatakan kesiapannya untuk dicopot dari jabatan, jika pilihannya hanya antara Polri di bawah presiden dengan menteri kepolisian, atau dirinya harus memimpin sebagai menteri.

“Saya memilih Kapolri saja yang dicopot,” tegas Sigit.

Pernyataan ini memperlihatkan sikap tegas Kapolri dalam menjaga posisi Polri sebagai lembaga yang berdiri langsung di bawah Presiden.

DPR Tegaskan Posisi Polri di Bawah Presiden

Komisi III DPR RI menegaskan kembali bahwa Polri berada langsung di bawah Presiden RI dan tidak berbentuk kementerian. Penegasan ini menjadi salah satu dari delapan kesimpulan rapat kerja bersama Kapolri.

Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, menyatakan bahwa posisi tersebut telah diatur dalam Pasal 7 TAP MPR Nomor VII/MPR/2000 serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Reformasi Polri Diminta Fokus pada Budaya

Selain soal struktur, Komisi III DPR juga meminta agar reformasi Polri difokuskan pada reformasi kultural. Perbaikan kurikulum pendidikan kepolisian dinilai penting, terutama dengan penekanan pada nilai hak asasi manusia dan demokrasi.

Langkah tersebut dianggap krusial untuk menjawab meningkatnya kritik publik terhadap kinerja dan profesionalisme aparat kepolisian.

Example 300250
Example 120x600