Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHukumInternasionalPolitikVideo

Iran, Rusia, China, Korea Utara: Dunia Masuk Fase Paling Berbahaya Sejak Perang Dingin

54
×

Iran, Rusia, China, Korea Utara: Dunia Masuk Fase Paling Berbahaya Sejak Perang Dingin

Sebarkan artikel ini
Rudal Hwasong-20 dipamerkan dalam parade militer Korea Utara di Pyongyang, Jumat (10/10/2025). © KCNA via KNS/AFP PHOTO
Example 468x60

Timur Tengah: Iran, AS, dan Israel di Titik Didih

Timur Tengah kembali menjadi episentrum paling rawan.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan negaranya tidak mencari perang. Namun, kesiapan penuh untuk menghadapi konflik disebut telah dilakukan.

Example 300x600

Pernyataan ini disampaikan menyusul ancaman baru dari Presiden Trump terkait kemungkinan intervensi militer Amerika Serikat di Iran.

Media Counter Currents menilai eskalasi saat ini bukan lagi sekadar rangkaian insiden, melainkan arah yang disengaja.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf bahkan memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap Iran akan dibalas dengan serangan ke Israel serta pangkalan dan kapal militer AS di kawasan.

The Telegraph melaporkan militer Israel kini berada dalam status siaga tinggi. Israel Defense Forces disebut siap mendukung serangan udara AS. Bahkan tanpa keterlibatan langsung, Iran diyakini tetap akan meluncurkan rudal ke wilayah Israel.

Peneliti Centre for Existential Risk Universitas Cambridge, Paul Ingram, mengatakan kepada The i Paper bahwa klaim Trump mengenai lumpuhnya program nuklir Iran telah dibantah oleh Pentagon.

Iran disebut masih menyimpan sekitar 440 kilogram uranium yang diperkaya tinggi, sehingga risiko dinilai tetap sangat berbahaya.

Rusia dan NATO: Eropa Kembali Dibayangi Perang Besar

Di Eropa, lonceng peringatan juga berbunyi.

Analis Wolfgang Munchau menulis di UnHerd bahwa dunia kini menghadapi kesiapan retorika untuk konflik bersenjata dalam skala yang belum pernah terjadi sejak Perang Dingin.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menegaskan bahwa Barat harus siap menghadapi perang sebesar yang dialami generasi kakek-nenek mereka.

Peringatan serupa disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara Inggris, Sir Richard Knighton, yang menyebut situasi saat ini lebih berbahaya dibanding sepanjang karier militernya.

Presiden Rusia Vladimir Putin bahkan memperingatkan kemungkinan konflik langsung dengan Eropa.

The Independent melaporkan Rusia telah menguji pertahanan NATO melalui pelanggaran wilayah udara di Estonia, Polandia, dan Rumania.

Ketegangan semakin meningkat setelah Estonia, Latvia, Lituania, Polandia, dan Finlandia menarik diri dari perjanjian larangan ranjau darat.

The Economic Times menyebut Rusia telah meningkatkan produksi misil hipersonik dengan jangkauan hingga 5.500 kilometer, mampu menjangkau hampir seluruh Eropa.

Uji coba misil nuklir Burevestnik, yang dijuluki “Flying Chernobyl”, disebut The Mirror sebagai peringatan mengerikan tentang potensi Perang Dunia III.

China–Taiwan: Titik Panas Asia Timur

Di Asia Timur, ketegangan China dan Amerika Serikat terus meningkat dengan Taiwan sebagai pusatnya.

BBC melaporkan latihan tembak langsung Tentara Pembebasan Rakyat China di Selat Taiwan dinilai sebagai simulasi blokade nyata.

The Guardian menyebut China juga mengembangkan kapal pendarat amfibi, melakukan latihan militer di sekitar Australia dan Vietnam, serta memperkenalkan pemotong kabel bawah laut yang berpotensi melumpuhkan jaringan internet negara lain.

Media Defense News dan Time mencatat tahun 2027 kerap disebut sebagai momen krusial, bertepatan dengan 100 tahun berdirinya PLA.

Namun The Independent menilai China bisa saja bertindak lebih cepat dengan memanfaatkan perhatian Amerika Serikat yang terpecah oleh konflik global lainnya.

Korea Utara: Front Baru yang Tak Terduga

Dari Semenanjung Korea, CNN melaporkan Korea Utara kembali meluncurkan sejumlah rudal balistik setelah Kim Jong Un memerintahkan peningkatan besar-besaran produksi senjata.

Menurut Associated Press, Pyongyang kini menjauh dari gagasan reunifikasi damai dengan Korea Selatan.

Hubungan militer Korea Utara dengan Rusia juga disebut semakin erat, termasuk pengiriman pasukan dan senjata ke Ukraina.

Analis Michael Clarke mengatakan kepada Sky News bahwa uji coba kapal perusak kelas Choe Hyon menunjukkan ambisi militer Korea Utara yang terus meningkat.

Dunia di Fase Paling Berisiko Sejak Perang Dingin

Berbagai laporan media internasional menggambarkan dunia kini berada dalam fase paling berisiko sejak Perang Dingin berakhir.

Meski belum ada tanda Perang Dunia III benar-benar dimulai, banyak analis memperingatkan dunia bisa “tertidur” menuju konflik besar jika eskalasi tidak dikendalikan.

Pertanyaannya kini bukan lagi sekadar apakah Perang Dunia III akan terjadi, melainkan seberapa siap dunia menghadapi dampaknya jika diplomasi gagal menahan konflik yang saling terhubung ini.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *